Tuesday, January 19, 2016

pola nafas tidak efektif


DIAGNOSA KEPERAWATAN
TUJUAN DAN KRITERIA HASIL
(Nursing Outcome)
INTERVENSI KEPERAWATAN
(Nursing Interventions Classication)
Pola Nafas Tidak Efektif
Berhubungan dengan :
ð      Hiperventilasi
ð      Deformitas tulang
ð      Kelainan bentuk dinding dada
ð      Penurunan energi/ kelelahan
ð      Perusakan atau kelemahan muskuloskeletal
ð      Obesitas
ð      Posisi tubuh
ð      Kelelahan otot pernafasan
ð      Hipoventilasi sindrom
ð      Nyeri
ð      Kecemasan
ð      Disfungsi neuromuskular
ð      Kerusakan persepsi kognitif

Tanda dan gejala
DS :





DO :
ð      Penurunan tekanan inspirasi atau ekspirasi
ð      Penurunan tekanan udara per menit
ð      Menggunakan otot pernafasan tambahan
ð      Nasal faring
ð      Dispnea
ð      Ortopnea
ð      Perubahan penyimpanan dada
ð      Nafas pendek
ð      Tahap ekspirasi berlangsung sangat lama









ð      Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama ..........x 24 jam, diharapakan nafas efektif
ð      Kriteria hasil:
ð      Respiratory status : ventilation
ð      Frekuensi pernafasan sesuai yang diharapkan
ð      Irama nafas sesuai yang diharapkan
ð      Kedalaman inspirasi
ð      Ekspansi dada simetris
ð      Bernafas mudah
ð      Pengeluaran sputum pada jalan nafas
ð      Bersuara secara adekuat
ð      Ekspulsi udara
ð      Tidak didapatkan penggunaan otot2 tambahan
ð      Tidak didapatkan kontraksi dada
ð      Tidak didapatkan suara nafas tambahan
ð      Tidak didapatkan pernafasan pursed lips
ð      Tidak didapatkan dyspnea saat istirahat
ð      Tidak didapatkan dyspnea
ð      Tidak didapatkan orthopnea
ð      Tidak didapatkan nafas pendek
ð      Tidak didapatkan fremitus taktil
ð      Perkusi suara sesuai yang diharapkan
ð      Auskultasi suara nafas sesuai yang diharapkan
ð      Auskultasi vokal sesuai yang diharapkan
ð      Bronchopony sesuai yang diharapkan
ð      Egophony sesuai yang diharapkan
ð      Whispered pectorilogy sesuai yang diharapkan
ð      Tidal volume sesuai yang diharapkan
ð      Kapasitas vital sesuai yang diharapkan
ð      Tes fungsi pulmonari sesuai yang diharapkan
ð      x-ray dada sesuai yang diharapkan
ð      AIRWAY MANAGEMENT (Manajemen Jalan Nafas)
ð      Buka jalan nafas, guanakan teknik chin lift atau jaw thrust bila perlu
ð      Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi
ð      Identifikasi pasien perlunya pemasangan alat jalan nafas buatan
ð      Pasang mayo bila perlu
ð      Lakukan fisioterapi dada jika perlu
ð      Keluarkan sekret dengan batuk atau suction
ð      Auskultasi suara nafas, catat adanya suara tambahan
ð      Lakukan suction pada mayo
ð      Berikan bronkodilator bial perlu
ð      Berikan pelembab udara
ð      Atur intake untuk cairan mengoptimalkan keseimbangan.
ð      Monitor respirasi dan status O2


versi lengkap download disini

No comments :

Post a Comment

muat komentar anda disini untuk membantu mengembangkan blog ini...