Tuesday, January 19, 2016

gangguan persepsi sensori



DIAGNOSA KEPERAWATAN
TUJUAN DAN KRITERIA HASIL
(Nursing Outcome)
INTERVENSI KEPERAWATAN
(Nursing Interventions Classication)
Gangguan persepsi sensori : (spesifik, visual, auditori, kinestetik, pengecapan, taktil, penciuman)

Berhubungandengan:
ð      Perubahan sensori persepsi
ð      Stimulus lingkungan berlebih
ð      Stress psikologis
ð      Perubahan penerimaan sensori, transmisi, dan atau integrasi

Tanda dan gejala
DS :






DO :
ð      Konsentrasi buruk
ð      Distorsi pendengaran
ð      Perubahan respon terhadap stimulus
ð      Melaporkan atau menunjukan perubahan sensori akut
ð      Iritabilitas
ð         Disorientasi waktu, tempat, orang
ð      Perubahan kemampuan pemecahan masalah
ð      Perubahan pola perilaku
ð      Perubahan pola komunikasi
ð      Halusinasi
ð      Distorsi visual

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama ..........x 24 jam, diharapakan gangguan persepsi sensori teratasi.
Kriteria hasil:
-   Sensori function : hearing
-   Sensori function : vision
-   Sensori function : taste and smell

ð      Menunjukan tanda dan gejala persepsi dan sensori baik : penglihatan, pendengaran, makan, dan minum baik.
ð      Mampu mengungkapkan fungsi persepsi dan sensori dengan tepat


NEUROLOGIK MONITORING :
ð      Monitor tingkat neurologis
ð      Monitor fungsi neurologis klien
ð      Monitor respon neurologis
ð      Monitor reflek-reflek meningeal
ð      Monitor fungsi sensori dan persepsi : penglihatan, penciuman, pendengaran, pengecapan, rasa
ð      Monitor tanda dan gejala penurunan neurologis klien

EYE CARE :
ð      Kaji fungsi penglihatan klien
ð      Jaga kebersihan mata
ð      Monitor penglihatan mata
ð      Monitor tanda dan gejala kelainan penglihatan
ð      Monitor fungsi lapang pandang, penglihatan, visus klien

EAR CARE :
ð      Kaji fungsi pendengaran klien
ð      Jaga kebersihan telinga
ð      Monitor respon pendengaran klien
ð      Monitor tanda dan gejala penurunan pendengaran
ð      Monitor fungsi pendengaran klien

MONITORING VITAL SIGN :
ð      Monitor TD, Suhu, Nadi dan pernafasan klien
ð      Catat adanya fluktuasi TD
ð      Monitor vital sign saat pasien berbaring, duduk atau berdiri
ð      Auskultasi TD pada kedua lengan dan bandingkan
ð      Monitor TD, Nadi, RR sebelum dan setelah aktivitas
ð      Monitor kualitas Nadi
ð      Monitor frekuensi dan irama pernafasan
ð      Monitor suara paru
ð      Monitor pola pernafasan abnormal
ð      Monitor suhu, warna, dan kelembaban kulit
ð      Monitor sianosis perifer
ð      Monitor adanya cushing triad (tekanan nadi yang melebar, brakikardi, peningkatan sistolik)
ð      Identifikasi penyebab dari perubahan vital sign


versi doc word download disini

No comments :

Post a Comment

muat komentar anda disini untuk membantu mengembangkan blog ini...