Tuesday, January 19, 2016

nyeri akut


DIAGNOSA KEPERAWATAN
TUJUAN DAN KRITERIA HASIL
(Nursing Outcome)
INTERVENSI KEPERAWATAN
(Nursing Interventions Classication)
Nyeri Akut
Berhubungandengan:
ð      Agen injury (biologi, kimia, fisik, psikologi)

Tanda dan gejala
DS :



DO :
ð      Laporan secara verbal dan non verbal
ð      Fakta dari observasi
ð      Posisi antalgik (menghindari nyeri)
ð      Gerakan melindungi
ð      Tingkah laku berhati-hati
ð      Muka topeng (nyeri)
ð      Gangguan tidur (mata sayu, tampak capek, sulit/ gerakan kacau, menyeringai)
ð      Terfokus pada diri sendiri
ð      Fokus menyempit (penurunan persepsi waktu, kerusakan proses berpikir, penurunan interaksi dengan orang lain dan lingkungan)
ð      Tingkah laku distraksi (jalan-jalan, menemui orang lain dan atau aktivitas berulang-ulang)
ð      Respon autonom (seperti berkeringat, perubahan TD, perubahan nafas, nadi dan dilatasi pupil)
ð      Perubahan otonom dalam tonus otot (mungkin dalam rentang dari lemah ke kaku)
ð      Tingkah laku ekspresif (gelisah, merintih, menangis, waspada, iritabel, nafas panjang, berkeluh kesah)
ð      Perubahan dalam nafsu makan dan minum
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama ..........x 24 jam, diharapakan nyeri teratasi.
Kriteria hasil:

Pain Level
ð      Melaporkan adanya nyeri
ð      Luas bagian tubuh yang terpengaruh
ð      Frekuensi nyeri
ð      Panjangnya episode nyeri
ð      Pernyataan nyer
ð      Ekspresi  nyeri pada wajah
ð      Posisi tubuh protektif
ð      Kurangnya istiraha
ð      Ketegangan otot
ð      Perubahan pada frekuensi pernafasan
ð      Perubahan nadi (heart rate)
ð      Perubahan tekanan darah
ð      Perubahan ukuran pupil
ð      Keringat berlebih
ð      Kehilangan selera makan

PAIN MANAGEMENT (Manajemen Nyeri)
ð      Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif termasuk lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas dan faktor presipitasi
ð      Observasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan
ð      Gunakan teknik komunikasi terapeutik untuk mengetahui pengalaman nyeri pasien
ð      Evaluasi pengalaman nyeri masa lampau
ð      Evaluasi bersama pasien dan tim kesehatan lain tentang ketidakefektifan kontrol nyeri masa lampau
ð      Bantu pasien dan keluarga untuk mencari dan menemukan dukungan
ð      Kontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri seperti suhu ruangan, pencahayaan dan kebisingan
ð      Kurangi faktor presipitasi nyeri
ð      Pilih dan lakukan penanganan nyeri (farmakologi, non farmakologi dan inter personal)
ð      Kaji tipe dan sumber nyeri untuk menentukan intervensi
ð      Ajarkan tentang teknik non farmakologi
ð      Berikan analgetik untuk mengurangi nyeri
ð      Tingkatkan istirahat
ð      Kolaborasikan dengan dokter jika ada keluhan dan tindakan nyeri tidak berhasil


versi doc word download disni

No comments :

Post a Comment

muat komentar anda disini untuk membantu mengembangkan blog ini...