RELAKSASI
Relaksasi adalah suatu cara untuk menenangkan fisik, pikiran dan
jiwa dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.
Relaksasi, baik itu yang berwujud kegiatan fisik (mulai dari
yang ringan seperti yoga, tai-chi, medium-berat - seperti aerobic, sampai yang
berat berenang, squash, mendaki gunung), kegiatan kreatif seperti
melukis, fotografi, menghias keramik, membuat kerajinan dari beads, relaksasi
progresif nya Edmund Jacobson atau autogenic training nya Dr. Schulz
yang bersumberkan pada auto-hypnotic, dan mengutamakan keheningan suasana untuk
mendengarkan gerakan-gerakan yang terjadi di tubuh kita, sampai dengan meditasi
atau relaxation response; dapat menjadi pelarian, jalan keluar (atau apapun
kita menyebutnya) dari tekanan-tekanan (mental, psikologis) ataupun kewajiban
sehari-hari.
Relaksasi adalah teknik yang dapat digunakan semua orang untuk
menciptakan mekanisme batin dalam diri seseorang dengan membentuk pribadi yang
baik, menghilangkan berbagai bentuk pikiran yang kacau akibat ketidak berdayaan
seseorang dalam mengendalikan ego yang dimilikinya, mempermudah seseorang
mengontrol diri, menyelamatkan jiwa dan memberikan kesehatan bagi tubuh
Relaksasi adalah suatu kegiatan positif yang dapat memberikan rasa nyaman dan puas. Relaksasi adalah cara untuk melupakan sejenak kecemasan-kecemasan kita atau mengistirahatkan pikiran kita dengan cara menyalurkan kelebihan energi atau ketegangan (psikis) kita melalui suatu kegiatan yang menyenangkan.
Relaksasi termudah adalah jika kita tahu kegiatan apakah yang dapat
menimbulkan rasa senang, rasa lepas, dan rasa puas untuk diri kita. Hal itu
mungkin dapat berupa menghabiskan waktu dengan duduk bersama anak-anak atau
pasangan, membaca buku, bermain gitar, piano, atau sekedar menonton film,
wayang kulit, drama.
Kegiatan fisik biasanya dapat meningkatkan kebugaran (fisik dan
psikis), mengatasi kelesuan (fatigue), kesulitan tidur (insomnia) ataupun
mengurangi depresi. Namun bagi sebagian orang yang justru merasa tidak relaxs
kalau melakukan kegiatan fisik, maka complete relaxation adalah alternatifnya.
Dengan complete relaxation, semua stimulus yang berasal dari luar dirinya untuk
sementara diistirahatkan sehingga baik fisik, pikiran maupun psikis dapat juga
ikut beristirahat. Menjadikan relaksasi
salah satu kegiatan harian yang rutin dan menjadi bagian dari gaya hidup (life
style) akan dapat memberikan energi tambahan untuk terus berjalan di tengah
hiruk pikuknya kehidupan modern. Yang diperlukan adalah sedikit waktu dan
kesungguhan hati (commitment). Pilih cara atau metode relaksasi yang dirasa
paling cocok dan jalani itu secara rutin dan teratur. Semakin sering kita
melakukan relaksasi, akan semakin relax diri (psikis) kita. Semakin relax,
insya Allah semakin panjang juga usia kita. Setengah jam sehari untuk diri sendiri adalah bukan pengorbanan
(waktu) yang besar, terutama jika dibandingkan dengan manfaat yang akan kita
peroleh melalui relaksasi.
Metode dasar relaksasi
metode dasar relaksasi adalah suatu proses melawan efek otonomis
yang menyertai rileksasi dengan kecemasan dan ketegangan sehingga akan
menimbulkan counter conditioning atau penghilangan.
Manfaat relaksasi
ü
Mampu meningkatkan kesehatan
secara umum dengan mempelancar proses metabolisme tubuh, laju denyut jantung,
peredaran darah, dan mengatasi berbagai macam problem penyakit
ü
Mendorong racun dan kotoran
dalam darah keluar dari tubuh
ü
Menurunkan tingkat agretifitas
dan perilaku-perilaku buruk dari dampak stres seperti mengkonsumsi alkohol
serta obat-obat terlarang
ü
Menurunkan tingkat egosentris
ehingga hubungan intra personal ataupun interpersonal menjadi lancar
ü
Mengurangi kecemasan
ü
Pada anak-anak dapat
meningkatkan intelegency meliputi karakter kognitif, matematis, logis, serta
karakter afektif, relational, kreatif dan emosional
ü
Meningkatkan rasa harga diri
dan keyakinan diri
ü
Pola pikir akan menjadi lebih
matang
ü
Mampu mempermudah dalam
mengendalikan diri
ü
Mengurangi stres secara
keseluruhan, meraih kedamaian dan keseimbangan emosional yang tinggi
ü
Meningkatkan kesejahteraan
JENIS-JENIS RELAKSASI
Ada bermacam-macam jenis relaksasi antara lain relaksasi otot,
relaksasi kesadaran indera, dan relaksasi melalui hipnosa, yoga, dan meditasi.
Berikut ini akan di uraikan satu-persatu mengenai relaksasi diatas
1. Relaksasi Otot
Relaksasi
otot bertujuan untuk mengurangi ketegangan dengan cara melemaskan badan. dalam
latihan relaksasi otot individu diminta menegangkan otot dengan ketegangan
tertentu dan kemudian diminta untuk mengendurkannya. Sebelum dikendorkan
penting dirasakan ketegangan tersebut sehingga individu dapat membedakan antara
otot tegang dengan otot yang lemas. Relaksasi otot dibagi menjadi tiga antara
lain :
v
Relaksasi via Tension-relaxation
Dalam
metode ini individu diminta untuk menegangkan dan melemaskan masing-masing
otot, kemudian diminta merasakan dan menikmati perbedaan antara otot tegang
dengan otot lemas. Disini individu diberitahu bahwa fase menegangkan akan
membantu dia lebih menyadari sensasi yang berhubungan dengan kecemasan dan
sensasi-sensasi tersebut bertindak sebagai isyarat atau tanda untuk melemaskan
ketegangan. Individu dilatih untuk melemaskan otot-otot yang tegang dengan
cepat seolah-olah mengeluarkan ketegangan dari badan, sehingga individu akan
merasa rileks
v
Relaxation-Via Letting Go
Metode
ini bertujuan untuk memperdalam relaksasi. Setelah individu berlatih relaksasi
pada semua kelompok otot tubuhnya, maka langkah selanjutnya adalah latihan
relaksasi via letting go. Pada face ini individu dilatih untuk lebih menyadari
dan merasakan rileksasi. Individu dilatih untuk menyadari ketegangannya dan
berusaha sedapat mungkin untuk mengurangi serta menghilangkan ketegangan
tersebut. Dengan demikian individu akan lebih peka terhadap ketegangan dan
lebih ahli dalam mengurangi ketegangan.
v
Deffrential Relaxation
Deffrential
relaxation merupakan salah satu penerapan ketrampilan progresif. Pada waktu
individu melakukan sesuatu bermacam-macam kelompok otot menjadi tegang. otot
yang diperlukan untuk melakukan aktifitas tertentu sering lebih tegang daripada
yang seharusnya (ketegangan yang berlebih) dan otot lain yang tidak diperlukan
untuk melakukan aktifitas juga menjadi tegang selama aktifitas berlangsung.
oleh karena itu untuk merilekskan otot yang tegangannya berlebihan dan otot
yang tidak perlu tegang, pada waktu individu melakukan aktifitas tersebut dapat
digunakan relaksasi defferential
2. Relaksasi Kesadaran Indera
Dalam
teknik ini individu dapat diberi satu-persatu seri pertanyaan yang tidak
dijawab secara lisan tetapi untuk dirasakan sesuai dengan apa yang dapat atau
tidak dapat dialami individu pada waktu intruksi diberikan. Pengembangan teknik
dapat mengacu pada teori Golfried
3. Relaksasi melalui Hipnosa,
Yoga, dan Meditasi
Metode
ini merupakan suatu tehnik latihan yang digunakan untuk meningkatkan kesadaran
yang selanjutnya membawa proses mental lebih terkontrol secara dasar.
Selanjutnya tujuan dari latihan ini ada dua yaitu pertama agar seseorang dapat
memiliki insight yang paling dalam tentang proses mental didalamnya, insight
tentang kesadaran identitas dan realitas; kedua seseorang memperoleh
perkembangan kesejahteraan psikologis dan kesadaran yang optimal. Berikut ini
akan diperinci mengenai penjelasan teori di atas
v
Hipnosa
hipnosa
adalah kondisi yang menyerupai tidur lelap tapi lebih aktif, saat seseorang
memiliki sedikit keinginan tahu dari dirinya dan bertindak menurut sugesti dari
orang yang menyebabkan terjadinya kondisi tersebut. Hipnosa adalah sebuah
teknik yang lebih dikenal luas tetapi masih kurang dipahami, hipnosa
didefinisikan sebagai suatu kesadaran yang berubah secara semu dimunculkan dan
dicerna oleh meningkatnya penerimaan terhadap sugesti
v
Yoga
Pengertian
Yoga sistem filsafat agama hindu yang memerlukan disiplin fisik dan
mental intens sebagai cara mencapai kesatuan dengan ruh universal. Yoga adalah
sebuah sistematika baru yang mampu menjelaskan manusia secara utuh, bagaimana
menjalani hidup secaraberimbang serta bagaimana cara bertahan hidup jika tidak
ada keseimbangan.
v
Meditasi
Dewasa
ini meditasi banyak digunakan dalam banyak hal. Ada yang melaksanakan meditasi untuk mendapatkan
kedamaian dan kekuatan jiwa. ada yang melakukan pengendalian diri, ada yang
untuk mendapatkan kekuasaan atas orang lain, bahkan ada hanya untuk mendapatkan
ketenangan, atau rileksasi setelah keseharian kerja. istilah meditasi dikenal
luas baik di Indonesia maupun di manca negara, baik orang awam maupun ilmiah.
Bahkan praktek meditasi telah banyak menyebar luas keseluruh lapisan
masyarakat, akan tetapi banyak orang yang belum memahami tentang meditasi itu
sendiri. Banyak diantara mereka yang mempersepsikan meditasi dengan ritual
agama tertentu saja, bahkan ada pula yang mengkaitkan meditasi dengan
praktek-pratek perdukunan dan klenik. untuk itulah dalam hal ini akan diperinci
mengenai pengertian dan istilah meditasi tanpa dikaitkan dengan masalah keagamaan
atau dunia paranormal.
Meditasi adalah suatu teknik
latihan dalam meningkatkan kesadaran, dengan membatasi kesadaran pada satu
objek stimulasi yang tidak berubah pada waktu tertentu untuk mengembangkan
dunia internal atau dunia batin seseorang sehingga menambah kekayaan makna
hidup baginya.
Ada berbagai macam jenis meditasi, dibawah ini akan disajikan
beberapa teknik dengan menggunakan objek tertentu, yaitu meditasi dengan
menghitung pernafasan, meditasi pernafasan, meditasi suara, meditasi visual,
meditasi gelembung pikiran, meditasi dengan mantra.Berikut ini adalah rincian
tentang meditasi-meditasi tersebut:
1. Meditasi Menghitung
Pernafasan
Disini
seseorang bermeditasi dengan menghitung keluar masuknya pernafasan dari hidung.
Beberapa ahli mensarankan hitungan yang berbeda. ada yang menghitung dari satu
samapai empat saja kemudian di ulang lagi. Ada juga yang mensarankan menghitung sampai
sepuluh. Bahkan ada yang menyarankan ketika menarik nafas sekali dan
kemudian mengeluarkan termasuk hitungan kesatu, begitu seterusnya. Pada
dasarnya semuanya benar dan yang perlu digaris bawahi adalah tujuan utama
meditasi ini adalah memperhatikan hitungan, bukan menghitung itu sendiri
2. Meditasi Pernafasan
Pada
meditasi ini, pusat perhatian diarahkan pada kegiatan pernafasan itu sendiri
dan bukan pada kegiatan menghitung. Jadi seseorang terus menerus secara sadar
memperhatikan keluar masuknya udara lewat hidung.
3. Meditasi Suara
Objek
yang dijadikan pusat perhatian dalam meditasi ini adalah suara, baik yang ada
dalam diri maupun yang ada disekitar. Meditasi ini sering juga disebut
meditasi penyadapan suara
4. Meditasi Visual (Visual
Meditation)
Dalam
meditasi visual ini, seorang harus memilih satu objek sebagai stimulus untuk
memusatkan perhatian.
5. Meditasi Gelembung Pikiran
Meditasi
ini juga disebut sebagai penyadapan pikiran, karena dilaksanakan dengan
memperhatikan pikiran-pikiran yang muncul. Pikiran-pikiran itu bisa diibaratkan
sebagai gelembung-gelembung yang muncul dari air ketika air diberi sabun.
Disini seseorang diminta memperhatikan gelembung-gelembung yang muncul dan naik
ke udara kemudian hilang. Kadang kalanya tidak hanya pikiran yang muncul,tetapi
juga perasan atau sensasi tubuh.
6. Meditasi dengan Mantra
Ini adalah bentuk meditasi yang banyak dilakukan
orang. Mantra disini diartikan sebagai suatu frasa atau
kata yang dibaca berulang-ulang (wirid atau dzikir dalam agama Islam). Meditasi
ini biasanya memang lebihbaik kalau dilakukan dengan mengikuti satu ajaran
agama tertentu. Misalnya orang Islam menggunakan kata ALLAH, orang Hindu
menggunakn kata OM , dan sebagainya
PROSEDUR UMUM PELAKSANAAN
TEHNIK RELAKSASI
1.
Tahap Persiapan
Sebelum
memulai relaksasi ada yang perlu diperhatikan antara lain adalah lingkungan
fisik (psycal setting) sehingga individu dapat berlatih dengan tenang.
Lingkungan fisik tersebut antara lain :
a.
Kondisi Ruangan
Kondisi
ruangan yang digunakan harus tenang, segar, dan nyaman. Untuk menghindari dan
mengurangi cahaya dari luar sebaiknya jendela dan pintu ditutup. Penerangan
ruangan sebaiknya remang-remang saja dan dihindari adanya sinar langsung yang
mengenai mata individu
b.
Kursi
Dalam
latihan relaksasi perlu digunakan kursi yang dapat memudahkan individu untuk
menggerakan otot dengan kosentrasi penuh. Berdasarkan pengalaman yang ada
dengan menggunakan kursi malas, sofa, dan kursi yang ada sandarannya akan
mempermudah individu dalam melakukan relaksasi. Latihan rileksasi dapat juga
dilakukan dengan berbaring ditempat tidur
c.
Pakaian
Pada
waktu rileksasi sebaiknya gunakan pakaian yang longgar, dan hal-hal yang
menganggu jalannya relaksasi (kacamata, jam tangan, gelang, sepatu dan ikat
pinggang) dilepas terlebih dahulu
2.
Tahap latihan
Selain
lingkungan fisik, juga perlu kiranya dipersiapkan diri individu yang akan
dilatih. Berikut ini adalah prosedur yang dapat dilakukan antara lain :
a.
Belajar untuk tegang dan rileks
b. selama fase permulaan latihan rileksasi paling sedikit 30 Menit
setiap hari dan selama fase tengah atau fase lanjut dapat dilaksanakan selama 15
atau 20 menit. Latihan ini dapat dilakukan dua atau tiga kali setiap minggu.
jumlah ini tergantung pada keadaan individu dan strestor yang dialami dalam
kehidupannya.
c. Ketika latihan harus di obsearvasi bamhwa bermacam-macam otot secara
sistematis tegang dan rileks. Ketegangan harus dikendorkan segera dan tidak
boleh pelan-pelan.
d. Dalam proses latihan rileksasi yang penting individu dapat
membedakan perasaan tegang dan rileks pada otot-otot yang ditegangkan
(merilekskannya) dan selalu memonitoring perasaan-perasaan tersebut.
e. Setelah semua otot rileks penuh, apabila individu mengalami ketidak
enakan sebaiknya kelompok otot itu tidak digerakan meskipun individu itu merasa
bebas bergerak dalam posisinya
f. Tertidur dalam latihan ini harus dihindari karena tujuan relaksasi
adalah untuk rileks sementara tapi masih dalam kondisi sadar (terjaga) kecuali
relaksasi untuk mengatasi penyakit imsomnia
g. Perlu diketahui kemampuan rileks dapat bervariasi dari hari ke hari.
Mungkin pada suatu saat dapat dicapai relaksasi yang mendalam, akan tetapi pada
hari lain tidak. Hal tersebut tergantung pada keadaan fisiologis dan psikologis
saat itu
h. Pada waktu belajar relaksasi, mungkin individu akan mengalami
perasaan yang tidak umum, misalnya gatal-gatal pada jari, sensasi yang
mengambang di udara, perasaan berat pada bagian-bagian tubuh, kontraksi otot
yang tiba-tiba dan sebagainya. Apabila sensasi-sensasi tersebut dialami maka
tidak perlu takut karena sensasi-sensasi tersebut merupakan petunjuk adanya
relaksasi, akan tetapi jika seandainya perasaan itu dapat diatasi dengan
membuka mata, maka berafaslah dengan sedikit lebih dalam serta pelan-pelan dan
mengonsentrasikan seluruh badan kemudian latihan relaksasi dapat diulangi
i.
Pada waktu relaksasi individu
tidak perlu takut kehilangan kontrol karena ia tetap dalam kontrol dasar. Untuk
memperoleh kontrol diri sendiri dapat dilakukan dengan cara membiarkan segala
sesuatu terjadi sebagaimana orang mengambang di atas air, supaya dapat
mengambang di atas air dengan efektif, maka ia harus diam saja dan membiarkan
daya hanyut alami tubuhnya berinteraksi dengan daya tarik air
j.
Di anjurkan latihan ini
dilakukan tidak dalam waktu satu jam sebelum tidur karena dalam latihan
relaksasi ada kecenderungan untuk relaksasi akan lebih efektif dilakukan
sebagai metode kontrol diri.
LANGKAH-LANGKAH TEKNIK RELAKSASI
PERNAFASAN:
·
Langkah Pertama:
Posisi : duduk
tegak, tidak ada gerakan fisik, mata terpejam. Telapak tangan menutup dan
menempel di atas paha.
Nafas :
bernafas Teknik gabungan, normal sewajarnya.
Waktu : 5 – 10
menit.
Setelah duduk tegak dan memejamkan mata dengan perlahan,
mulailah dengan mengendurkan seluruh otot tubuh Anda. Mulai dari otot leher dan
bahu, lemaskan secara perlahan-lahan. Setelah itu cobalah ke bagian tubuh lain
yang masih tegang. Mulailah mengeksplorasi setiap bagian tubuh dengan visualisasi
pikiran, dari ujung jari kaki naik perlahan ke atas sampai ke ubun-ubun kepala.
Mata Anda tetap terpejam dengan rileks. Setelah seluruh tubuh
terasa kendur, lemas dan nyaman; nikmatilah posisi tersebut beberapa saat dan
tenangkan nafas, lambatkan ritmenya tanpa ada penahanan sama sekali. Usahakan
seluruh tubuh Anda merasa nyaman.
·
Langkah Ke dua:
Posisi : duduk
tegak, tidak ada gerakan fisik, mata terpejam. Telapak tangan membuka, punggung
tangan menempel di atas paha.
Nafas :
bernafas Teknik gabungan, normal sewajarnya.
Waktu : 5 – 10
menit.
Posisi seperti yang Anda lakukan di Langkah Pertama,
tetapi posisi telapak tangan membuka ke atas dengan punggung tangan menempel di
paha. Rasakan saja dengan seluruh bagian tubuh Anda; suasana, situasi
ataupun kondisi ruangan tempat Anda sedang berlatih. Setelah seluruh tubuh Anda
merasa nyaman, arahkan perhatian ke pusat telapak tangan yang terbuka. Rasakan
sensasi atau getaran atau apapun itu, yang terjadi di telapak tangan.
·
Langkah Ke tiga:
Posisi :
berdiri tegak, mata terpejam, kedua tangan di samping tubuh.
Nafas :
bernafas Teknik gabungan, normal sewajarnya.
Waktu : 5 – 10
menit.
Setelah posisi berdiri Anda terasa enak dan nyaman,
tempatkan sebagian perhatian anda pada kedua belah tangan, mulai dari bahu
perlahan turun ke lengan atas, siku sampai lengan bawah dan akhirnya telapak
tangan. Arahkan perhatian pada pusat telapak tangan. Setelah beberapa saat
mungkin Anda akan merasakan suatu sensasi di telapak tangan atau getaran di
lengan dan bahu. Ikuti saja bila getaran atau tenaga tersebut akhirnya
mengangkat lengan naik perlahan, kemudian turun lagi. Ikuti terus getaran atau
sensasi lainnya yang mengangkat lengan Anda tanpa tenaga otot itu. Terangkat
dengan sendirinya, bukan atas kemauan Anda. Bila Anda tergolong orang
yang kurang peka sehingga tidak merasakan apa-apa, tenang dan rileks saja
terus. Hal ini tidak berarti Anda gagal atau tidak mendapatkan manfaat dari
latihan ini. Latihan ini bukan sekedar fisik, tetapi juga olah pikiran dan
jiwa.
·
Langkah Ke empat:
Posisi :
berdiri tegak, mata terpejam, telapak tangan saling berhadapan di depan dada tetapi tidak
bersentuhan (ada jarak).
Nafas :
bernafas Teknik gabungan, normal sewajarnya.
Waktu : 5 – 10
menit.
Setelah posisi Anda nyaman, tempatkan sebagian perhatian
anda pada kedua tangan, mulai bahu perlahan turun ke lengan, siku sampai lengan
bawah & kemudian telapak tangan. Arahkan perhatian Anda pada pusat telapak
tangan. Setelah beberapa saat mungkin Anda akan merasakan sensasi atau
getaran tenaga pada telapak tangan. Bila sensasi atau getaran tenaga pada
telapak tangan terasa menggerakkan tangan anda, ikuti saja gerakannya, jangan
dilawan. Ikutilah terus gerakan tangan anda tanpa tenaga otot tersebut.Berikut
adalah teknik terbaru yang dapat Anda gunakan kapan saja dan di mana saja untuk
mengurangi ketegangan dalam hidup Anda.
1. Meditasi
Meditasi tidak hanya berarti menempatkan diri Anda pada posisi yang nyaman dan menghela napas selama satu jam. Menurut Herbert Benson, MD, Setiap kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dapat menjadi sumber meditasi. Kegiatan ini bisa meliputi berjalan, berenang, melukis, merajut, kegiatan yang membuat Anda memusatkan pikiran pada kejadian yang sedang berlangsung. Ketika Anda mendapati bahwa Anda sedang memikirkan pekerjaan Anda , hubungan Anda dengan orang lain, atau daftar pekerjaan yang harus Anda lakukan seumur hidup, para ahli menyarankan Anda untuk menghilangkan semua pikiran-pikiran ini dan mengarahkan pikiran Anda pada kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan berulang-ulang. Cobalah melakukannya selama 5 sampai 10 menit dalam sehari dan Anda akan melihat tingkat stress akan menurun.
Meditasi tidak hanya berarti menempatkan diri Anda pada posisi yang nyaman dan menghela napas selama satu jam. Menurut Herbert Benson, MD, Setiap kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dapat menjadi sumber meditasi. Kegiatan ini bisa meliputi berjalan, berenang, melukis, merajut, kegiatan yang membuat Anda memusatkan pikiran pada kejadian yang sedang berlangsung. Ketika Anda mendapati bahwa Anda sedang memikirkan pekerjaan Anda , hubungan Anda dengan orang lain, atau daftar pekerjaan yang harus Anda lakukan seumur hidup, para ahli menyarankan Anda untuk menghilangkan semua pikiran-pikiran ini dan mengarahkan pikiran Anda pada kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan berulang-ulang. Cobalah melakukannya selama 5 sampai 10 menit dalam sehari dan Anda akan melihat tingkat stress akan menurun.
2. Buat diri Anda dalam posisi relaks
Apakah
pikiran Anda terlalu sibuk untuk bermeditasi? Cobalah visualisasikan suatu
situasi yang damai. Anda bisa memulainya dengan memvisualisasikan sesuatu yang
bisa membuat Anda beralih dari ketegangan yang sedang Anda alami. Mungkin dengan membayangkan lokasi wisata, pulau fantasy, rumah di
Pondok Indah atau sesuatu yang dapat disentuh seperti mencoba merasakan pakaian
sutra favorit Anda atau sweater yang nyaman. Hal ini untuk mengalihkan pikiran
Anda dari stres dan menimbulakan rasa nyaman.
3. Tarik napas dalam-dalam
Saat
stres melanda, ubah cara Anda bernapas. Cobalah teknik : hembuskan napas
kuat-kuat, jatuhkan dada Anda dan keluarkan napas pelan-pelan melalui mulut. Kemudian
bayangkan bahwa Anda memiliki tenaga penuh. Pusatkan pikiran Anda ketika
menarik dan menghembuskan napas. Tarik napas dan keluarkan napas, tarik napas
lagi ketika Anda menurunkan dada Anda. Ulangi selama 10 kali, Anda akan semakin
merasa relaks setiap waktu.
4. Lihat ke sekeliling Anda
Berpikir
secara penuh (mindfulness) adalah pendekatan yang terbaru untuk membuat hidup
Anda lebih kaya dan lebih bermakna. Mindfulness berarti fokus pada satu
kegiatan dalam satu waktu. Lupakan berbagai hal dalam sekali waktu, tetap
fokus pada kejadian yang sedang terjadi sehingga bisa membuat Anda relaks dan
menghilangkan segala kecemasan serta depresi. Anda bisa melakukannya dengan
fokus pada keadaan di sekeliling Anda, nikmatilah bentuk dan warna bunga-bunga,
dengarkan nyanyian burung. Di mall, lihatlah detail-detail baju yang
dipajang, perhatikan seuntai perhiasan dan pusatkan pikiran Anda mengenai cara
pembuatannya. Sepanjang Anda memfokuskan pikiran pada sesuatu yang ada di depan
Anda, stress akan berkurang.
5. Minumlah air hangat
Jika
Anda penggemar kopi, cobalah ganti dengan teh hijau karena kopi meningkatkam
hormon stres sedangkan teh hijau menawarkan kesehatan dan kecantikan. Teh
chamomile baik untuk menenangkan pikiran dan menurunkan kadar stres. teh hitam
juga salahn satu penyerang stres.
TEKNIK RELAKSASI MENGATASI STRES
Apakah Relaksasi?Relaksasi adalah satu bentuk aktivitas yang boleh
membantu mengatasi stres. Teknik
relaksasi ini melibatkan pergerakan anggota badan secara mudah dan boleh
dilakukan di mana-mana saja. Teknik ini boleh dilakukan dalam dua cara sama ada berbaring ataupun
duduk di kursi. Bagi anda yang tidak mempunyai waktu luang, anda boleh
melakukannya di kerjaan dalam keadaan duduk di kursi. Teknik relaksasi ini
hanya mengambil waktu 20 menit saja. Persediaan untuk melakukan teknik relaksasi ini
1.
Pastikan anda dalam keadaan
tenang dan santai (rileks).
2.
Pilih waktu dan tempat yang
sesuai. (duduk di kursi jika anda di kerjaan atau di rumah).
3.
Bagi yang beragama Islam, anda
boleh melakukan teknik relaksasi ini sambil membaca doa, berzikir atau sholawat
ke atas junjungan besar Nabi Muhammad S.A.W.
Langkah-langkah melakukan
teknik relaksasi
Permulaan :
Luruskan kedua-dua belah kaki. Rapatkan tangan di sisi badan. Tutup mata dan kosongkan fikiran selama kira-kira 2 menit. Sambil itu, anda boleh berdoa dalam hati seperti “Ya Allah, tenangkan aku” Dahi
Luruskan kedua-dua belah kaki. Rapatkan tangan di sisi badan. Tutup mata dan kosongkan fikiran selama kira-kira 2 menit. Sambil itu, anda boleh berdoa dalam hati seperti “Ya Allah, tenangkan aku” Dahi
v
Kerutkan dahi dengan mengangkat
kedua-dua kening ke atas. Rasakan ketegangan pada otot dahi. Sambil itu, baca
“Ya Allah, tenangkanlah aku”. Lakukan dalam arah bertentangan dengan mengerutkan dahi dan kening mengarah
ke bawah.
Mata
Tutup mata. Baca “Ya Allah, tenangkanlah aku”. Rasakan ketegangan
sekitar otot mata. Buka mata dan rasakan kelegaannya.
Rahang
Tekan rahang dengan kemas dan ketap gigi serapatnya. Niatkan “Ya Allah, tenangkanlah aku”. Rasakan ketegangannya. Perlahan-lahan buka ketapan gigi dan rahang.
Bibir
Tekan rahang dengan kemas dan ketap gigi serapatnya. Niatkan “Ya Allah, tenangkanlah aku”. Rasakan ketegangannya. Perlahan-lahan buka ketapan gigi dan rahang.
Bibir
Ketap bibir dengan rapat. Baca “Ya Allah, tenangkanlah aku”.
Perlahan-lahan lepaskan dan rasakan ketegangannya
Kepala
Dongakkan kepala ke atas sehingga rasa ketegangan pada otot leher.
Baca doa “Ya Allah, tenangkanlah aku”. Tegakkan kembali kepala dan rasakan
kelegaan pada otot leher.
* Dongakkan kepada ke bawah dan rasakan ketegangan pada otot belakang leher. Baca doa “Ya Allah, tenangkanlah aku”. Perlahan-lahan otot belakang leher.
* Dongakkan kepada ke bawah dan rasakan ketegangan pada otot belakang leher. Baca doa “Ya Allah, tenangkanlah aku”. Perlahan-lahan otot belakang leher.
* Lentukkan kepala perlahan-lahan ke kanan. Tahan sebentar dan
rasakan ketegangan
pada otot leher. Sambil itu, berdoalah ‘Ya Allah, tenangkanlah aku’.
Tegakkan kembali kepala dan anda dapat rasakan kelegaan pada otot
leher tadi.
Dalam Relaksasi dapat ditambahkan dengan melakukan Visualisasi. Visualisasi adalah suatu cara untuk melepaskan gangguan dalam pikiran dengan cara membayangkan gangguan itu sebagai sesuatu benda, dan kemudian kita melepaskannya.
Dalam Relaksasi dapat ditambahkan dengan melakukan Visualisasi. Visualisasi adalah suatu cara untuk melepaskan gangguan dalam pikiran dengan cara membayangkan gangguan itu sebagai sesuatu benda, dan kemudian kita melepaskannya.
Contoh:
Orang yang menderita sakit kepala, dapat membayangkan atau menganggap sakit kepala itu sebagai batu. Dalam pikirannya batu itu kemudian dimasukkan ke dalam kantung plastik lalu dibuang dari kepalanya.
Pada saat anda menghembuskan napas, bayangkan & rasakan energi
negatif, kekesalan, kebencian, atau apapun yang menjadikan diri anda stres
terbuang dengan hembusan napas tersebut. Dan pada saat anda menghirup napas,
bayangkan dan rasakan energi positif masuk ke dalam tubuh anda membersihkan
semua yang ada di dalam tubuh anda.
No comments :
Post a Comment
muat komentar anda disini untuk membantu mengembangkan blog ini...